Satu Tes, Banyak Konsekuensi

Mengapa Tes Genetik untuk Penyakit Huntington Mungkin Berarti bagi Sebagian Orang

Pertanyaan untuk menjalani tes genetik untuk penyakit Huntington bukanlah keputusan medis yang rutin. Hal ini menyentuh isu-isu eksistensial seperti masa depan, identitas, keluarga, dan penentuan nasib sendiri. Mereka yang dihadapkan pada penyakit ini dalam keluarga mereka sendiri sering hidup bertahun-tahun dengan ketidakpastian yang diam-diam tetap ada di latar belakang, yang secara halus memengaruhi banyak keputusan hidup.

Tes genetik prediktif dapat mengakhiri ketidakpastian ini. Namun, hal ini bukan tanpa konsekuensi. Hasilnya - baik positif maupun negatif - mengubah cara pandang seseorang terhadap kehidupannya. Bagi sebagian orang, pengetahuan membawa kelegaan dan kejelasan. Bagi yang lain, pengetahuan tersebut dapat menjadi beban. Di antara kedua hal ekstrem ini terletak keputusan.

Artikel ini tidak bertujuan untuk membujuk. Artikel ini tidak mendorong atau menentang pengujian. Sebaliknya, artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan faktual. Alasan apa yang mendukung pengujian? Argumen apa yang menentangnya? Dan mengapa tidak ada jawaban yang benar secara universal untuk pertanyaan-pertanyaan ini? Satu pengujian, banyak konsekuensi.

Penyakit Huntington adalah kelainan otak yang diturunkan yang langka. Penyakit ini secara bertahap menyebabkan masalah yang parah akibat degenerasi sel-sel saraf tertentu. Ciri khas penyakit ini meliputi gerakan “seperti tarian” yang tidak disengaja (chorea) serta gangguan progresif dalam berpikir dan suasana hati. Tidak seperti banyak gangguan otak lainnya, Huntington tidak hanya memengaruhi gerakan, tetapi juga perilaku dan kognisi secara bersamaan. Penyakit ini berkembang selama beberapa tahun dan pada akhirnya mengakibatkan kecacatan parah atau kematian.

Penyakit Huntington diwariskan secara autosomal dominan. Ini berarti bahwa jika salah satu orang tua membawa varian gen yang berubah, itu sudah cukup untuk menyebabkan penyakit ini. Oleh karena itu, setiap anak dari orang tua yang terkena dampak memiliki peluang sekitar 50% untuk mewarisi gen yang salah dan mengembangkan penyakit itu sendiri. Jika seseorang membawa cacat genetik, mereka hampir pasti akan mengembangkan penyakit ini pada akhirnya. Huntington memengaruhi perempuan dan laki-laki secara merata. Pada kasus yang jarang terjadi (sekitar 1-3%), mutasi terjadi secara spontan, tanpa ada kerabat yang terkena.

Saat ini, tidak ada obat untuk Penyakit Huntington. Kerusakan pada otak belum dapat dipulihkan. Namun, obat-obatan dapat meringankan gejala-gejala tertentu: ada obat untuk chorea (misalnya, antipsikotik tertentu atau obat penurun dopamin) dan untuk gejala-gejala psikologis seperti depresi atau agitasi. Terapi pendukung seperti fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara dapat membantu mempertahankan mobilitas, fungsi sehari-hari, dan komunikasi selama mungkin. Banyak peneliti yang sedang mengupayakan pengobatan baru, termasuk terapi gen atau zat yang mengurangi protein huntingtin yang bermutasi. Pendekatan-pendekatan ini masih bersifat eksperimental dan belum tersedia sebagai pengobatan standar. Penilaian yang jujur: Huntington tetap merupakan penyakit yang progresif dan tidak dapat disembuhkan. Namun, dengan perawatan dan terapi yang tepat, kualitas hidup dapat ditingkatkan, dan beberapa gejala dapat ditangani.

Bagaimana cara kerja pengujian genetik?

Tes genetik untuk Huntington bukanlah tes darah “mendadak” yang dilakukan secara spontan. Tes ini merupakan tes genetik prediktif, yang berarti tes ini dilakukan pada orang yang (sejauh ini) tidak menunjukkan gejala tetapi berisiko karena riwayat keluarganya. Untuk alasan ini, prosesnya disusun secara hati-hati dan disertai dengan konseling.

Prosedur tes genetik prediktif

Prosesnya tidak dimulai dengan pengambilan darah, tetapi dengan percakapan yang mendetail. Siapa pun yang mempertimbangkan untuk melakukan tes genetik akan dirujuk terlebih dahulu ke pusat khusus. Di sana, proses multilangkah biasanya diikuti:

  1. Konsultasi dan konseling awal
    Selama sesi konseling, akan dijelaskan apa itu Penyakit Huntington, bagaimana cara kerja tes, dan apa konsekuensi dari hasil tes. Hal ini secara eksplisit mencakup implikasi psikologis, keluarga, dan sosial.
  2. Periode refleksi
    Biasanya ada masa tunggu sukarela antara konseling dan tes. Fase ini memberikan ruang untuk mempertimbangkan kembali keputusan, berbicara dengan keluarga atau teman dekat, atau mencari dukungan psikologis.
  3. Pengambilan darah dan analisis genetik
    Setelah itu, barulah darah diambil. Di laboratorium, jumlah pengulangan di bagian tertentu dari gen Huntington dianalisis. Pengulangan ini menentukan apakah gen tersebut berubah.
  4. Pengungkapan hasil
    Hasil tes tidak pernah dikomunikasikan melalui telepon atau tertulis, tetapi selalu dalam percakapan pribadi. Biasanya, individu dianjurkan untuk ditemani oleh orang yang dipercaya. Prosedur terstruktur ini memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang ditinggalkan sendirian dan tidak siap dengan hasil yang dapat mengubah hidupnya.

Tes genetik untuk Huntington memberikan pernyataan genetik yang jelas, tetapi tidak memberikan prediksi yang lengkap tentang masa depan.

Apa yang dikatakan oleh hasilnya kepada Anda:
Apakah gen Huntington yang berubah ada
Apakah kemungkinan besar Penyakit Huntington akan berkembang selama masa hidup orang tersebut
Apakah tidak ada risiko genetik (dalam kasus hasil negatif)

Apa yang tidak diberitahukan oleh hasilnya:
Kapan penyakit akan dimulai
Seberapa parah kursus ini akan berlangsung
Gejala mana yang akan muncul pertama kali
Seberapa cepat penyakit akan berkembang

Dua orang dengan hasil tes yang sama dapat mengalami perjalanan penyakit yang sangat berbeda. Oleh karena itu, pengetahuan dari tes genetik memberikan kepastian tentang jika, tetapi bukan tentang bagaimana atau kapan. Perpaduan antara kejelasan dan ketidakpastian inilah yang membuat tes genetik begitu sulit bagi banyak orang.

Alasan yang mendukung pengujian (Kelebihan)

  1. Kepastian, bukan ketidakpastian
    Banyak orang yang hidup selama bertahun-tahun tanpa kepastian apakah mereka akan terkena penyakit ini. Tes genetik dapat mengakhiri ketidakpastian ini dan memberikan kejelasan. 
  1. Perencanaan hidup dan keputusan pribadi
    Dengan mengetahui risiko Anda sendiri, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih tepat mengenai karier, situasi hidup, keuangan, atau kemitraan. 
  1. Keluarga Berencana
    Mereka yang mengetahui kecenderungan genetik mereka dapat melakukan perencanaan anak, diagnosis prenatal, atau pengujian genetik pra-implantasi dengan lebih terencana.
  1. Akses awal ke dukungan dan studi
    Orang dengan hasil positif dapat mengakses perawatan medis, konseling psikologis, atau kelompok swadaya lebih awal. Mereka juga dapat berpartisipasi dalam studi penelitian.
  1. Tindakan pencegahan untuk tujuan asuransi
    Sebelum melakukan tes, polis asuransi yang penting (asuransi jiwa, asuransi kecacatan, suplemen perawatan jangka panjang) dapat diamankan. Hasil tes yang positif dapat membuat pengajuan di masa depan menjadi lebih sulit atau tidak mungkin.
  1. Penentuan nasib sendiri dan kontrol
    Menyadari kecenderungan genetik Anda secara sadar dapat dialami sebagai ekspresi tanggung jawab pribadi dan persiapan untuk masa depan.

Alasan Menentang Pengujian (Kontra)

  1. Beban psikologis
    Hasil positif dapat memicu kecemasan, depresi, atau perasaan putus asa. Bahkan hasil negatif pun dapat menyulitkan secara emosional jika anggota keluarga lainnya terpengaruh.
  2. Tidak ada terapi kuratif yang tersedia
    Hasil tes tidak mengubah perjalanan penyakit. Saat ini, tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit Huntington.
  3. Perubahan dalam persepsi diri dan perencanaan hidup
    Mengetahui hasilnya dapat membayangi kehidupan seseorang. Beberapa orang mengalami kekhawatiran yang terus-menerus, keterbatasan dalam kehidupan profesional atau pribadi mereka, atau beban emosional yang terus-menerus.
  4. Dampak pada hubungan
    Kemitraan, pertemanan, dan hubungan keluarga dapat berubah. Beberapa individu merasa terisolasi atau terstigma.
  5. Ketakutan akan stigmatisasi dan diskriminasi
    Bahkan dengan perlindungan hukum, pengetahuan tersebut dapat mempengaruhi masalah seperti asuransi, pekerjaan, atau bagaimana seseorang dipandang di masyarakat.
  6. Tekanan dan potensi kesalahan penilaian
    Harus selalu dipastikan bahwa tidak ada seorang pun yang dipaksa untuk mengikuti tes. Orang yang merasa tidak yakin atau berada di bawah tekanan eksternal tidak boleh dipaksa untuk menjalani tes.

Pertanyaan apakah akan menjalani tes untuk Penyakit Huntington bukanlah keputusan medis rutin, melainkan keputusan hidup yang sangat pribadi. Tidak ada pilihan yang benar atau salah secara obyektif - hanya ada pilihan yang bermakna dan dapat dikelola oleh masing-masing individu dalam situasi mereka sendiri.

Tes Huntington bukan sekadar prosedur medis; ini adalah langkah yang dapat sangat memengaruhi kehidupan seseorang. Keputusan tersebut harus berdasarkan informasi, sukarela, dan dipertimbangkan secara matang, idealnya dengan dukungan dari para profesional yang mempertimbangkan aspek medis dan psikososial.

Tujuannya adalah agar individu dapat menghadapi hasilnya - baik positif maupun negatif - dengan cara yang ditentukan sendiri dan diberdayakan.

Artikel ini ditulis oleh salah satu sukarelawan kami, Jannik, dan berdasarkan pengalaman pribadinya.